Galau Kuliah (?)



Hei guys.. nama gue Sri Astuti. Kalo dirumah dipanggil isat, why ? because of nama kakak ipar gue Munasri dan Dewi Astuti, nah kedua orang itu ngambil nama lengkap gue, jadi ibu gue inisiatif panggil gue isat, disamping itu isat berarti anak bungsu. Heehhe. Gue lahir pada tanggal 29 februari 1996 dan itu artinya gue ulang tahun 4 tahun sekali. Gue anak dari pasangan ibu Mujiati dan bapak Abdullah.
Masa Sma gue sudah hampir berakhir, suatu saat nanti gue akan merindukan masa-masa sekarang. Tapi disamping itu semua ada hal yang gue takutin yaitu mikirin masa depan gue. Besok–besok nya gue akan jadi apa, kerja apa, sukses atau nggak dan banyak hal lain yang selalu terfikirkan di otak gue. Saat ini, plan gue adalah lulus sekolah trus kerja apa aja untuk pengenalan terjun ke lingkungan masyarakat yang sebenarnya. Namun dibenak hati gue sich ada niat buat kuliah kayak anak-anak orang yang tajir itu. Kekampus barang teman-teman di kulihan, hang out,dan nongkrong di cafe trus ngelakuin apa aja selayaknya remaja anak orang tajir.
Tapi …. Hello gue adalah anak seorang yang nggak berpunya alias kere. Tapi meskipun begitu gue tetap da usaha untuk memperbaiki derajat orang tua gue. Banyak sekali guru support gue dengan menawarkan gue tetap kuliah dengan mengambil jalur bidik misi, namun hal ini tidak diimbangi kehendak ibu gue. Kenapa, karena ibu gue mikirin biayanya. Benar gratis, misal aku lulus masuk jalur bidik misi namun makan, minum, dan bujed-buged lainnya masih dibutuhkan. Apalagi gue akan menjadi perantau’an ditempat yang belum pernah gue kunjungi sama sekali. It’s impossible.
Gue punya planning untuk bekerja tapi tamatan SMA seperti gue mau jadi apa. Gue pingin bekerja dikantoran ternama dengan gaji yang selangit mahalnya trus pekerjaannya hanya duduk di meja dan nggak usah mikirin hal sulit-sulit. Tapi kembali lagi, tamatan serjana aja di Indonesia masih banyak yang ngangur apalagi gue yang hanya tamatan SMA. Oke… gue putusin buat planning selanjutnya,,,, jreng..jreng dengan menungggakkan kuliah gue selama satu tahun. Yap keputusan yang sulit untuk nantinya. Kenapa..? it’s simple soalnya gue mau cari biaya dulu yaitu dengan bekerja sebagai penjaga toko atau  apalah yang penting bisa membiasakan dahulu terjun langsung ke lingkungan masyarakat sesungguhnya
Tapi yang bikin gue kembali bertekat adalah dengan tetap mengejar bangku kulliah dan disamping itu juga aku akan mengambil bekerja part time yang ditawarkan oleh kakak gue.. that’s itu berarti harapan gue belum tertutup J
Oke… that’s my sort story.. and than nexttime has other my story…

¡Compártelo!

0 komentar:

Posting Komentar

Buscar

 

Pengikut

Tulisan ku Copyright © 2011 | Tema diseñado por: compartidisimo | Con la tecnología de: Blogger